hit counter script
Material Bangunan Penting yang Digunakan dalam Konstruksi Rumah Modern

BangunSumatera.com - Material bangunan adalah hal yang paling penting untuk diperhatikan dalam konstruksi bangunan.

Bahan bangunan sendiri ada yang berasal dari bahan alami dan ada juga yang berasal dari pabrik.

Bahan alami adalah material yang sedikit mendapatkan campur tangan pabrik.

Sementara itu, bahan bangunan pabrik kebanyakan diolah di dalam pabrik.

Setiap jenis bahan bangunan memiliki fungsinya sendiri.

Lantas apa saja material penting untuk membangun rumah?

Dikutip dari 99.co berikut material bangunan penting yang digunakan dalam konstruksi rumah modern:

- Material Bangunan Alami

1. Batu Kali

9007152859?profile=RESIZE_400xBatu kali adalah bongkahan batu yang memiliki ukuran yang tidak beraturan.

Batu ini termasuk jenis material bangunan alam, yang didapatkan dari sungai atau gunung.

Batu kali merupakan salah satu jenis batu yang digunakan sebagai bahan bangunan pembuatan fondasi yang penting untuk membangun rumah dan bangunan lainnya.

Material ini dipilih karena lebih kuat dibandingkan bahan fondasi lainnya.

2. Lumpur dan Tanah Liat

Lumpur dan tanah liat merupakan salah satu material alami yang dibutuhkan saat membangun rumah.

Penggunaan lumpur dan tanah liat sebenarnya sangat bergantung pada bangunan seperti apa yang diinginkan.

Hal ini juga berkaitan dengan kualitas tanah yang digunakan.

3. Batu Bata

9007153890?profile=RESIZE_400x

Batu bata adalah bahan bangunan yang terbuat dari tanah liat yang dibakar hingga berwarna kemerahan yang khas.

Batu bata ini dikenal juga dengan sebutan bata merah.

Material ini biasanya digunakan untuk bagian dinding rumah, karena sifatnya yang kokoh dan tahan lama.

Meski saat ini banyak material lain yang dapat digunakan untuk dinding selain batu bata, tapi material ini masih tetap jadi bahan bangunan yang yang paling umum digunakan.

4. Pasir

Pasir adalah salah satu material alami dalam konstruksi.

Beberapa jenis pasir kerap digunakan sebagai campuran semen.

Pasir yang baik adalah yang memiliki kandungan lumpur yang sedikit.

Hal tersebut dikarenakan kandungan lumpur yang terdapat di dalam semen akan menghambat ikatan antara semen dan pasir.

5. Kerikil

Kerikil adalah batu kecil yang digunakan dalam pembuatan beton bersamaan dengan semen dan pasir untuk mengisi kolom.

Kerikil yang berkualitas baik adalah kerikil yang berasal dari pecahan batu besar, teksturnya keras dan berat.

Hindari memilih batu kerikil yang berongga dan sangat ringan karena memiliki kualitas yang kurang baik.

6. Batako

9007155277?profile=RESIZE_400xAlternatif bahan batu bata merah dalam pembuatan dinding adalah batako.

Terbuat dari campuran pasir dan semen dengan perbandingan 8:1.

Pembuatannya relatif lebih mudah dibanding pembuatan bata merah karena tidak memerlukan pembakaran.

Harga batako juga lebih terjangkau.

Kelemahan batako adalah lebih mudah menyerap panas, sehingga rumah yang memakai batako sebagai dinding akan lebih panas ketika siang hari.

7. Kayu

Kayu adalah bahan bangunan alami yang sering digunakan untuk reng genteng dan kusen pintu jendela.

Di beberapa daerah yang mempunyai curah hujan tinggi, kayu digunakan sebagai lantai dan dinding.

Kayu yang bagus adalah yang permukaannya kering merata.

Jika kayu masih basah, pemasangan kayu bisa melengkung pada saat bangunan.

8. Genting

9007156490?profile=RESIZE_400xGenting atau genteng adalah penutup atap rumah yang umumnya terbuat dari tanah liat dan beton.

Material alami pada genting membuat rumah lebih dingin di siang hari dan tahan lama.

- Material Bangunan Pabrik

1. Semen

9007173865?profile=RESIZE_400xSemen adalah campuran batu kapur (kaya akan kalsium karbonat) dan tanah lempung yang banyak mengandung silika (sejenis mineral berbentuk pasir), aluminium oksida (alumina) serta oksida besi.

Bahan-bahan tersebut kemudian dihaluskan dan dipanaskan pada suhu tinggi sampai terbentuk campuran baru.

Semen adalah zat yang digunakan untuk merekatkan batu, batu bata, dan lainnya.

2. Baja

Baja merupakan bahan penguat dari sebuah rumah.

Bagian dari rumah yang memerlukan baja antara lain bagian sloof di bagian atas fondasi serta kolom sebagai penguat dinding.

Biasanya baja dipasang vertikal di bagian pojok, pertemuan antara dua dinding.

Selain itu ada juga di ring balok yang pembuatannya di bagian paling atas dinding.

Baja berfungsi sebagai pengunci kolom paling atas serta untuk memperkuat dinding dalam menahan beban atap.

3. Kaca

Kaca adalah bahan bangunan yang umumnya digunakan sebagai jendela.

Dengan kaca, penghuni rumah bisa mendapatkan cahaya dari luar, tetapi tetap terlindungi dari dampak buruk cuaca.

Sejak pertama kali ditemukan, material ini digunakan sebagai pelapis pada ventilasi rumah.

Kaca sendiri terbuat dari campuran pasir dan silika.

4. Pipa

Biasanya, material ini digunakan untuk menghubungkan saluran air dan saluran pembuangan di kamar mandi.

Pipa terbuat dari bahan-bahan yang tahan terhadap suhu rendah maupun tinggi.

Bahan-bahan tersebut meliputi

  • carbon steel;
  • carbon moly;
  • ferro nikel;
  • stainless steel;
  • chrome moly; dan
  • yang paling populer, PVC.

5. Paku

Paku memang bukanlah merupakan bahan bangunan utama.

Meski demikian, paku memiliki fungsi untuk menggabungkan berbagai bahan bangunan.

6. Keran Air

Keran air merupakan salah satu material yang dibutuhkan untuk bangunan.

Keran berfungsi sebagai pengatur buka dan menutup aliran air.

7. Kabel Listrik

Kabel listrik adalah alat yang digunakan sebagai pendistribusian aliran listrik ke seluruh rumah.

Untuk mendapatkan kualitas yang baik, pilihlah jenis kabel listrik untuk rumah yang tebal dan berstandar SNI.

Penggunaan kabel standar SNI lebih awet dan tahan lama.

8. Keramik

Keramik adalah material bangunan untuk mempercantik tampilan lantai.

Selain lantai, keramik juga bisa digunakan untuk dinding di kamar mandi.

9. Cat

Cat adalah bahan yang berfungsi sebagai pelapis dinding.

Warna cat juga dapat mempengaruhi penghuni rumah.

Pilihlah warna cat yang disesuaikan dengan keinginan dan desain rumah.