hit counter script
Jenis Ventilasi Udara yang Sering Digunakan

BangunSumatera.com - Sistem ventilasi adalah sistem pertukaran udara dari luar ke dalam dan sebaliknya yang bertujuan untuk mengontrol kualitas udara dalam ruangan. Adanya sistem pertukaran udara dapat mengeluarkan polutan yang mengendap dalam ruangan sehingga menyediakan udara yang sehat untuk kita bernapas.

Meski tampak bersih mengkilap, setiap rumah akan menghasilkan udara kotor, yang entah itu dari campuran dengan serpihan debu-debu rangan atau dari asap kendaraan di luar ruangan. Umumnya ada 3 jenis sistem ventilasi yang paling umum digunakan sebagai berikut:

1. Alami

Sistem ventilasi alami wajib ada di setiap gedung. Jendela yang bisa dibuka tutup dan celah lubang udara yang biasanya ada di setiap bagian atas pintu. Bukaan ini berguna untuk mendorong keluar udara yang ada dalam ruangan dan memasukkan udara bersih dari luar.

Selain jendela dan celah lubang udara, beberapa gedung dan perumahan tertentu juga mungkin memiliki cerobong asap di atas atapnya untuk memungkinkan pertukaran udara yang lebih maksimal.

2. Mesin

Ventilasi mesin biasanya berupa kipas angin, (air conditioning), atau exhaust fan. Mesin-mesin ini bertujuan untuk mempercepat sirkulasi udara dalam ruangan dengan cara menghisap udara di dalam ruang sekaligus dalam jumlah besar untuk dibuang ke luar. Pada saat yang bersamaan, mesin ini akan menarik udara segar dari luar dan memasoknya ke dalam ruangan.

Baca: Manfaat Ventilasi Udara Pada Dapur

3. Model campuran atau model hybrid

Kadang beberapa ruangan, seperti dapur atau kamar mandi, perlu menggunakan jenis ventilasi yang berbeda agar pertukaran udaranya lebih maksimal. Biasanya selain dipasangkan jendela, dapur dan kamar mandi juga akan dipasangkan exhaust fan. Alat ini berfungsi untuk menyedot dan membuang udara di dalam ruangan, dan menggantinya dengan yang baru.

 

(Hellosehat)