hit counter script
Cara Perawatan Beton Agar Tetap Kokoh

BangunSumatera.com - Perawatan beton atau curing bertujuan menjaga beton tidak cepat kehilangan air dan sebagai tindakan menjaga suhu beton agar beton dapat mencapai mutu beton yang diinginkan. Curing dilakukan ketika beton telah mencapai final seting atau mengeras setelah pembukaan cetakan bekisting.

Tujuannya untuk memastikan kondisinya tetap terjaga dan siap untuk melakukan proses reaksi senyawa kimia pada campuran beton. Ada beberapa macam cara yang bisa dilakukan untuk melakukan perawatan cor beton agar tetap kuat yaitu:

Curing membrane : Perawatan membrane dilakukan setelah seluruh permukaan beton mengering. Selanjutnya membrane akan membentuk sebuah lembaran yang melekat pada cor, tanpa menyatu, bebas racun, dan juga bebas lubang.

Curing penyiraman cairan : Cara perawatannya dengan meletakkan beton di ruang lembab, atau merendam beton dalam air, ataupun bisa disiram secara terus-menerus dengan sebuah cairan kimia yang disebur dengan curing compound.

Baca: Kenali Seputar Atap Asbes Serta Kelebihannya

Curing penguapan : Perawaran dengan metode penguapan ini cocok untuk daerah dengan suhu 10 derajat sampai dengan 20 derajat celcius. Ada dua cara lakukan perawatan dengan sistem penguapan yaitu perawatan dengan tekanan rendah dan perawatan dengan tekanan tinggi.

Curing sinar infra merah : Curing dengan sinar infra merah caranya adalah menyinari beton dengan sinar infra merah selama 2 hingga 4 jam di suhu 90 derajat celcius.

Perlu diketahui, perawatan beton atau curing lama waktunya tergantung dari jenis semen yang digunakan, termasuk bahan tambahan. Selain itu cara perawatannya bergantng juga pada jenis elemen yang digunakan, kondisi cuaca, suhu, serta kelembaban di area kerja. Penetapan nilai dan waktu yang digunakan untuk kuat tekan karakteristik beton sekitar 28 hari atau tergantung dari spesifikasi yang ditentukan oleh konsultan desainer.